Keesokan harinya setelah kejadian yang dimana Okta secara refleks menggenggam tangan dan bersembunyi di balik punggungku karena bertemu dengan Vincent yang membuatnya takut dan membuat Jinan cemburu, rasanya aku ingin hal ini tidak terjadi sampai dua kali sih takutnya Jinan ngambek ga kelar-kelar sampai ku...

Kemarin malam ada suatu kejadian yang tak akan aku lupakan, karena aku bertemu dengan seorang gadis entah siapa namanya, aku lupa atau akunya yang malu mendekatinya, entahlah apa itu, yang jelas kejadian kemarin tidak akan aku lupakan, bertemu dengan cewek yang menurutku sih cantik rntah...

Setelah kami beristirahat di kamar masing-masing, dan sempat recall the events yesterday alias remember by incident yesterday, aku sangat tak tega melihat dia lemas setelah merasakan vaginanya telah tertembus oleh milikku, kemudian cepat cepat aku menelponnya untuk meminta maaf atas kejadian kemarin yang telah kurebut kesuciannya karena...

Suatu ketika tepat di hari Sabtu alias malam minggu di mana aku seperti biasa menemani seorang wanita yang selama ini menjadi bagian yang tak akan pernah aku lupakan, ya wanita ini adalah my someone special yang telah terjerat jaring cinta yang aku sebarkan dalam hatinya...

Awal di hari selasa wage aku mendengar dering nada yang tak asing lagi, ya nada dering itu serasal dari suatu tempat di mana semua orang ‘tak akan bisa menemukannya, aku penasaran dengan di mana nada dering itu berasal, ku terus mencari di mana sumber nada...

Peristiwanya ketika aku masih kuliah dan kost di dekat kampusku yang jaraknya masih jauh kira kira 1 km. Aku masih ingat saat itu aku pulang dari jalan-jalan malam minggu sama temen-temenku kuliah, biasanya kalau malam minggu kami sering nongkrong di suatu tempat pavorit kami yang disitu...

Pagi ini aku sedang membereskan pakaianku untuk dimasukkan ke dalam koper. Ayahku memperhatikan dengan wajah sedih karena aku satu-satunya anak lelakinya harus pergi demi meraih masa depanku. Aku akan tinggal di Surabaya bersama Tante dan Oomku. "Papa harap kamu bisa menjaga diri dan berbuat baik, menurut...

Cerita ini adalah kisah nyata, berlangsung ketika saya kuliah di suatu kota ternama di Jawa tengah sekitar tahun 1992. Sebagai mahasiswa pendatang, saya hidup sederhana, karena memang kiriman dari orangtua yang bekerja sebagai tentara terkadang kurang untuk memenuhi kebutuhan saya. Menurut teman-teman, saya termasuk pria...

Hidup q hancur..berantakan.. papi mami cerai.. Kakak-kakak q sibuk dengan urusan masing.. Dan q mulai terpuruk ddalam kesendirian.. Q anak perempuan satu-satunya dan bungsu dr 5 brsaudara. Hal inilah yg melatarbelakangi q mencari teman sebanyak"nya.. Q haus perhatian dan kasih sayang. Di usia 18th,q sudah akrab dengan aneka jenis minuman beralkohol,...

Bekerja sebagai auditor di perusahaan swasta memang sangat melelahkan. Tenaga, pikiran, semuanya terkuras. Apalagi kalau ada masalah keuangan yang rumit dan harus segera diselesaikan. Mau tidak mau, aku harus mencurahkan perhatian ekstra. Akibat dari tekanan pekerjaan yang demikian itu membuatku akrab dengan gemerlapnya dunia malam...